RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA (RPJMDes)

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) adalah dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yang memuat arah kebijakan pembangunan desa, arah kebijakan keuangan desa, kebijakan umum dan program, dengan memperhatikan RPJMD, program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lintas SKPD, dan program prioritas kewilayahan, disertai dengan rencana kerja. Selanjutnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa, pasal 2 (ayat 3) menyatakan bahwa RPJMDes memuat arah kebijkan keuangan desa, strategi pembangunan desa, dan program kerja desa.

Selengkapnya Silahkan Download Di sini   RPJM.DESA

PROBLEMATIKA DESA

Pertanyaan yang mungkin muncul dalam benak banyak orang terutama para pemerhati desa dan pembangunan adalah “Mengapa desa (secara umum) masih mengalami keterbelakangan atau tertinggal dalam pembangunan dan berbagai bidang lainnya ?”  Tidak mudah untuk memperoleh jawaban yang tepat terhadap pertanyaan tersebut. Mari kita mencoba untuk menyingkap tabir dibalik keterbelakangan yang dialami desa-desa di Indonesia. Keterbelakangan dapat didefinisikan dalam berbagai cara dengan melihat berbagai indikator. Salah satu problematika desa yang cukup menonjol dan memerlukan perhatian semua pihak adalah Penguasaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Masih Terbatas.

Selengkapnya Silahkan Download Di sini   PROBLEMATIKA DESA

PELUANG DAN TANTANGAN GLOBALISASI

Globalisasi dapat dipandang sebagai peluang dan dapat pula dipandang sebagai suatu tantangan. Dalam konteks globalisasi sebagai tantangan merupakan cara pandang yang optimistis, dimana memandang globalisasi sebagai suatu yang menantang. Sesuatu yang menantang mengandung makna bahwa sesuatu tersebut harus disikapi dan dihadapi dengan barbagai upaya dan strategi.

Selengkapnya Silahkan Download  Disini  PELUANG.TANTANGAN.GLOBALISASI

PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA

Perencanaan Pembangunan Desa

Silahkan Download Di sini  Perencanaan Pembangunan Desa

ANCAMAN GLOBALISASI

Konsep globalisasi dipahami sebagai kegiatan ekonomi, teknologi serta komunikasi. Revolusi informasi mengarahkan kita ke dalam milenium ketiga yang tidak hanya menawarkan berbagai peluang baru tetapi juga tantangan baru bagi umat manusia. Kondisi kehidupan telah mengalami perbaikan, secara bersamaan telah menciptakan suatu jurang perbedaan yang dalam antara orang-orang yang hidup di negara-negara maju dengan orang-orang yang hidup di negara yang sedang berkembang dan negara-negara terbelakang (Levit dalam Dressler, G., 2006). Globalisasi meliputi lebih luas daripada sekedar isu-isu perdagangan internasional dan produktivitas.

Selengkapnya, silahkan Download di sini  ANCAMAN.GLOBALISASI

ANALISIS INVESTASI MODAL MANUSIA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Investasi pada bidang sumber daya manusia adalah pengorbanan sejumlah dana (sesuatu yang dapat diukur dengan nilai uang) yang dikeluarkan dan kesempatan memperoleh penghasil­an selama proses investasi. Penghasilan yang diperoleh pada masa akan datang adalah tingkat penghasilan yang lebih tinggi untuk mampu mencapai tingkat konsumsi yang lebih tinggi pula. Investasi yang demikian disebut human capital. Pendidikan dan pelatihan merupakan salah satu faktor yang penting dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pendidikan dan pelatihan tidak hanya menambah pengetahuan, akan tetapi juga meningkatkan keterampilan bekerja, dengan demikian meningkatkan produktivitas kerja. Modal dalam arti manusia meliputi investai aktivitas pendidikan dan pelatihan pekerjaan serta migrasi. Human investment merupakan suatu upaya untuk meningkatkan nilai tambah “barang atau jasa” yang dihasilkan di kemudian hari dengan mengorbankan kesempatan untuk menikmati konsumsi hari ini.

Kata kunci : Investasi, Modal Manusia, Human Investment, Pendidikan dan Pelatihan.

Selengkapnya silahkan download di sini INVESTASI MODAL MANUSIA (jurnal.2010)

BUDAYA KERJA ORGANISASI

Bahan Kuliah/Pelatihan Budaya Organisasi.

Selengkapnya download di sini BUDAYA.KERJA.ORG.PEMERINTAH

KOMUNIKASI EFEKTIF

Bahan Kuliah/Pelatihan Komunikasi Efektif.

Selengkapnya download di sini KOMUNIKASI.EFEKTIF

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI GOOD GOVERNANCE DI PERGURUAN TINGGI

Pengelolaan pendidikan di Indonesia selama ini cenderung bersifat sentralistik, yang menyebabkan institusi pendidikan menjadi tidak  mandiri dan kurang berkembang dengan baik. Menyadari akan hal tersebut, muncul tuntutan perubahan ketatakelolaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Perubahan pola ketatakelolaan yang di arahkan pada pengelolaan yang otonom, lebih adaptif dan luwes, mempunyai kemampuan belajar sepanjang hayat, kritis, inovatif, kreatif dan mampu bekerja sama. Beberapa PTN mengalami perubahan dari pola manajemen lama yang bersifat sentralistik ke pola manajemen baru yang otonom dalam bentuk Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (PT-BHMN). Reformasi PTN ke arah otonomi dengan pola penatakelolaan yang baik (demokratis, transparan dan akuntabel). Salah satu bentuk perubahan perguruan tinggi yang sedang berlangsung adalah transformasi spirit corporate culture ke dalam instiusi pendidikan tinggi. Artinya, menerapkan prinsip penatakelolaan yang baik ke lembaga pendidikan tinggi.

Selengkapnya silahkan download di sini Ringkasan.Disertasi

Powered by WordPress | Designed by: seo | Thanks to seo company, seo services and seo firm